Akhirnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pasangan SBY-Boediono sebagai presiden terpilih, serta pemilu cukup satu putaran saja. Ada banyak hikmah dari proses politik yang terjadi pada tahun ini. Dari semua proses itu, yang paling berharga yang kita rasakan adalah bahwa kedewasaan berpolitik sudah cukup kuat tumbuh dalam kehidupan berpolitik bangsa ini.
Kemudian, hikmah lain yang bisa kita dapatkan adalah bahwa ke depan, seharusnya kita bisa merasakan bahwa agenda-agenda pembangunan berjalan lebih cepat dari pada saat ini. Hal ini tidak lain karena dukungan politik yang besar dari parlemen kepada bangsa ini, merupakan modal yang cukup untuk pemerintah terpilih merealisasikan janji-janji politiknya.
Untuk itu, saat ini tinggal kita cermati apa saja agenda peningkatan kesejahteraan rakyat yang dituangkan pasangan terpilih ini dalam visi, misi dan program mereka. Hal ini tidak lain agar ke depan kita tidak lagi merasakan perdebatan yang tidak cerdas terjadi antara pemerintah dengan DPR. Bahkan beberapa, perdebatan itu lebih kental nuansa politiknya ketimbang substansi utamanya.
Namun demikian, di tengah gempita kemenangan ini, tetap saja sebagai rakyat kita harus waspada. Sebab tidak jarang, kekuasaan yang cukup besar cenderung tidak hati-hati. Bahkan tidak jarang korup. Entah korupsi material, maupun korupsi dalam bentuk lain.
Untuk itu kita berharap, partai yang mengajukan pasangan presiden yang kalah, sebaiknya lega menjadi opisisi. Hal ini semata-mata karena tuntutan demokrasi juga demikian.
Menjadi opisisi tidak kalah terhormat dengan menjadi pemerintah yang berkuasa. Sebab, menjadi opisisi berarti membangun satu sikap kritis dan obyektif atas program-program pemerintah itu. Dengan demikian, pemerintahan yang ada akan memiliki agenda-agenda yang benar-benar dibutuhkan rakyat, tidak mengada-ada, serta minus dari kepentingan politik sesaat.
Kemudian kepada pemerintahan baru, kami sampaikan selamat bekerja. Kemenangan ini bukan akhir, tapi justru awal untuk Anda membuktikan berbagai janji yang selama ini dipergunakan untuk mengundang rakyat memilih Anda.













